Alfalah Aqiqah Jakarta

Alfalah Aqiqah Jakarta– Tiap anak dalam agama Islam, sunnah hukumnya aqiqah. Namun, terdapat perbandingan tata metode aqiqah anak wanita dan pria. Semacam apa?

Baca pula: Hakikat Aqiqah merupakan buat menebus balita yang sudah dilahirkan

Aqiqah sendiri sebutan buat rambut yang terletak di kepala si bayi kala ia lahir. Kebalikannya, bersumber pada sebutan maksudnya sesuatu yang disembelih kala menggundulkan kepala si bayi.

Hukum Aqiqah

Bersumber pada kitab Hasyiyatus Syarqowi ala Thullab bi Syarhit Tahrir oleh Syekh Syarqowi, hukum aqiqah ialah sunnah muakkad. Tetapi, jadi harus apabila dinazarkan tadinya nur aqiqah tangerang selatan .

Tujuan Aqiqah

Aqiqah bertujuan buat melenyapkan kendala dari sang anak sehingga raga dan akhlak tumbuh dengan baik. Tidak cuma itu, tujuan sedekah dalam hukum aqiqah bisa terlaksana.

Artinya: Dari Salman bin Amir Adh Dhabbi, dia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Pada( tiap) anak pria( yang lahir) harus diaqiqahi, sampai sembelih lah( aqiqah) untuknya dan hilangkan kendala darinya.

Tata Metode Aqiqah

Tata metode aqiqah dicoba pada hari ketujuh. Apabila belum terlaksana sebab sebagian uzur, bisa dicoba pada kelipatan 7 yang lain.

Proses penyembelihan disunnahkan kala fajar menyingsing. Buat syarat kambing, yakni 2 buat anak pria dan satu buat anak wanita dengan kondisi sehat dan tidak ada cacat. Diperbolehkan pula dengan mencukupkan diri dengan seekor kambing buat anak pria. Namun, apabila waktu dianjurkan hukum aqiqah( hari ketujuh) keluarga dalam keadaan fakir, sampai tidak diperintahkan buat aqiqah.

Kebalikannya, kala waktu hukum aqiqah dalam keadaan berkecukupan, sampai aqiqah masih senantiasa jadi perintah buat orang tuanya.

Hukum Aqiqah Sehabis Dewasa

Walhasil, hukum aqiqah sehabis berumur jadi gugur karena yakni tanggung jawab orang tua dan bukan anak. Terlebih, hukum aqiqah berlaku dikala memasuki waktu yang dianjurkan.

Baca Juga : Guna lembaga legeslatif dalam pembangunan bangsa

( keadaan keluarga dikala bayi berusia 7 hari)

Latin: fattaqullāha mastaṭatum wasmaụ wa aṭīụ wa anfiqụ khairal li`anfusikum, wa may yụqa syuḥḥa nafsihī fa ulā`ika humul- mufliḥụnMaksudnya: Hingga bertakwalah kalian kepada Allah untuk kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; serta infakkan lah harta yang baik buat dirimu. Dan barang- siapa dilindungi dirinya dari kekikiran, mereka seperti itu orang- orang yang beruntung.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *